DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI FORMULASI DIMSUM HATI AYAM DAN BAYAM SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SELINGAN UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Authors

  • Azzah Abidah Azro Politeknik Kesehatan Malang
  • Fitria Dhenok Palupi Politeknik Kesehatan Malang
  • Juin Hadi Suyitno Politeknik Kesehatan Malang

Keywords:

Anemia, Bayam, Hati ayam

Abstract

Anemia in adolescent girls has serious impacts, including the risk of stunting and maternal mortality, with prevalence steadily increasing from 2013 to 2018. This study aimed to analyze the nutritional quality and organoleptic properties of dim sum made from chicken liver and spinach as a snack to prevent anemia. The formulations consisted of P0 (control, 100% chicken meat), P1 (80:10:10), P2 (70:20:10), and P3 (60:30:10), using a completely randomized design (CRD) with three replications. The results showed that increasing the proportion of chicken liver and spinach enhanced the levels of iron, protein, energy, fat, and carbohydrates in the dim sum. Hedonic tests on taste, color, aroma, and texture revealed no statistically significant differences (p>0.05). The P3 formulation was identified as the best treatment and is recommended for anemia prevention.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisa, S. N., & Suryaalamsah, I. I. (2023). Formulasi cookies dari tepung hati ayam dan tepung kedelai sebagai makanan sumber zat besi pencegah anemia pada remaja putri. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), 14–27.

Asrivananda, M. A., Sari, R. A., & Wahyuningrum, D. R. (2023). Studi Perbandingan Hati Ayam, Kalakai (Stenochlaena Palutris) dan Tepung Kedelai Hitam (Glycine Soja) Terhadap Zat Gizi Protein dan Lemak Serta Daya Terima Mutu Patty Burger Non Meat. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 4678–4689.

Dewanto, M. A., Warsito, H., & Elisanti, A. D. (2022). Kue Lumpur Substitusi Tepung Kulit Buah Naga Merah sebagai Makanan Selingan Mengandung Antioksidan. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(10), 3817–3825.

Jaelani, M., Simanjuntak, B. Y., & Yuliantini, E. (2017). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 358–368.

Junita, D., & Wulansari, A. (2021). Pendidikan Kesehatan tentang Anemia pada remaja putri di SMA N 12 Kabupaten Merangin. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(1), 41–46.

Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. In Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar 2018 Nasional. Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniawan, D., & Widigdyo, A. (2020). Kualitas organoleptik nugget ayam dengan level penambahan jerohan ayam. Jurnal Agriovet, 3(1), 55–62.

Ma’arif, M. Z., Renowening, Y., & Mahmudah, H. (2023). Testing the Acceptance of Soybean Tempeh Substituted with Chicken Liver Flour to Prevent Iron Deficiency Anemia. Jurnal EduHealth, 14(04), 328–332.

Muhayati, A., & Ratnawati, D. (2019). Hubungan antara status gizi dan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(01), 563–570.

Nadirah, S. (2019). Analisa kandungan lemak, protein dan organoleptik ilabulo hati dan ampela ayam. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 2(1), 1–9.

Paurina, R., & Masluroh, M. (2022). Efektivitas Pemberian Bayam dan Hati Ayam Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri. Journals of Ners Community, 13(1), 125–131.

Pustaka, B. W., Robby, H. K., Barqi, W. S., & Harismah, K. (2017). Uji Organoleptik dan Kalori Brownies Kelor (Moringa oleifera) dengan Substitusi Pemanis Stevia (Stevia rebaudiana). URECOL, 109–116.

Putri, M. P., Dary, D., & Mangalik, G. (2022). Asupan protein, ZAT besi dan status gizi pada remaja PUTRI. Journal of Nutrition College, 11(1), 6–17.

Riestamala, E., Fajar, I., & Setyobudi, S. I. (2021). Formulasi ikan lele dan bayam hijau terhadap nilai gizi, mutu organoleptik, daya terima risoles roti tawar sebagai snack balita. Journal of Nutrition College, 10(3), 233–242.

Rohmalia, D., & Dainy, N. C. (2023). Daya Terima dan Kandungan Gizi Mie Basah Berbasis Tepung Hati Ayam dan Tepung Talas Bogor. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), 1–13.

Sulaeman, P. A., & Septiyani, R. (2023). Pengembangan Produk Cookies dengan Penambahan Tepung Hati Ayam Terhadap Nilai Gizi dan Mutu Sensoris Cookies. Journal of Food and Culinary, 102–115.

Zaman, A. T. N., Agustia, F. C., & Aini, N. (2019). Pengembangan Biskuit Untuk Ibu Hamil Anemia Menggunakan Mocaf-Garut Yang Disuplementasi Daun Kelor Dan Hati Ayam. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 3(1), 25–37.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Azzah Abidah Azro, Fitria Dhenok Palupi, & Juin Hadi Suyitno. (2025). DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI FORMULASI DIMSUM HATI AYAM DAN BAYAM SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SELINGAN UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI. JURNAL MEDIA KESEHATAN, 18(2), 83–95. Retrieved from https://jurnal.poltekkes-kemenkes-bengkulu.ac.id/jmk/article/view/1194